er

Rabu, 22 Januari 2014

Pelayanan Foto Wisuda Buruk? Kemana Hak Kami??

BEM BSI- Pelayanan seharusnya menjadi prioritas utama yang harus dikedepankan bagi para pegawai kampus yang dipercaya oleh kelembagaan kampus untuk memenuhi pelayanan mahasiswa sesuai dengan informasi akademik yang mahasiswa butuhkan.
tapi beberapa pekan ini hal yang membuat mahasiswa geram dengan pelayanan itu kembali terjadi,
Sabtu (18/1) mahasiswa di bsi bekasi mengeluhkan sikap dari pelayanan dalam proses pengambilan foto wisuda yang seharusnya bisa mereka dapatkan dan di pajang di dinding rumah mereka dengan bangga, akantetapi semua itu hanya angan semu ketika foto wisuda yang sudah menjadi hak mereka tidak dapat mereka ambil. "Saya sudah datang kemarin, terus katanya sudah jam 19.00 disuruh datang lagi besok, tapi hari ini saya datang foto saya tetap tidak bisa di ambil karena sudah jam 19.00 sudah saatnya ia pulang, padahal saya datang jam 19.05 saat itu dan saya juga baru pulang kerja dan langsung ke kampus" ujar ari seorang mahasiswa bsi bekasi.
"sebenarnya saya sangat kecewa dengan pelayanan nya, kami minta hak kami secara baik" kami malah di tipal dengan nada tinggi oleh tukang fotonya, gimana sih ini pelayanan nya? masa kita minta hak kita tapi ga di kasih, malah di marah"in, sampai naik pitam saya" tambah seno mahasiswa bsi bekasi.
"kan saya jam kerjanya cuma sampai jam 19.00 emang kamu mau nambahin uang lembur saya" timpal tukang foto yang tidak mau disebutkan namanya.
seharusnya ini menjadi PR Besar bagi kampus Besar dengan mahasiswa yang besar seperti BSI, dengan pelayanan yang buruk dan parahnya ini sudah sering terjadi hampir di setiap tahun ada mahasiswa yang tidak dapat mengambil foto wisuda mereka.
coba bayangkan, kalau sedikitnya 30 mahasiswa yang tidak bisa mengambil fotonya dan di kali kan dengan puluhan cabang di BSI JABODETABEK dan harga 1 lembar foto wajib 60.000, berapa rupiah mahasiswa merugi????
jam pengambilan foto terhitung dari pukul 14.00 dampai 19.00 waktu yang sangat singkat untuk kampus dengan mahasiswa yang banyak.
apa salahnya menambah jam pelayanan sampai pukul 21.00? karena mahasiswa BSI itu berjumlah ribuan dan bukan hanya segelintir.
lagi - lagi pelayanan menjadi polemik besar di kampus sejuta umat seperti BSI setelah kasus ADM yang tidak ramah, saat ini ada kasus tukang foto wisuda yang lebih tidak ramah.
semoga di tahun depan polemik ini dapat teratasi, mungkin dengan memutus kerjasama dengan fotografer wisuda yang sekarang dan beralih ke fotografer yang lebih ramah.

Selasa, 21 Januari 2014

Kamu mahasiswa? Mari Bersuara!!!

BEM BSI, Jakarta- Mahasiswa sejatinya adalah sebagai agen perubahan yang menopang kemajuan bangsa secara pasti, sebab mahasiswa adalah kalangan yang diterima di berbagai lapisan masyarakat baik di tingkat menengah kebawah atau ke atas. Mahasiswa sebagai agen perubahan seharusnya dapat bersuara ketika mereka melihat ketidak sesuaian di dalam lingkungan yang ada disekitar mereka, bukan hanya diam atau mengkritik tanpa arah dan tujuan.
Olehkarena itu kami BEM BSI berusaha memfasilitasi mahasiswa/i sekalian dalam menyampaikan aspirasinya dalam sebuah form aspirasi BEM BSI.
silakan tuangkan saran kalian untuk kemajuan kampus tercinta kita disini : Form Aspirasi BEM BSI dan cerdaslah dalam menyampaikan aspirasi kalian.
salam PRODUKTIF dari kami.
- HIDUP MAHASISWA -

Selasa, 07 Januari 2014

Temu KPU - IKBM

BEM BSI- Pesta demokrasi BSI yang seharusnya sudah terealisasi sejak bulan desember lalu dan seharusnya sudah terpilih pemimpin baru BEM BSI harus tertunda dikarenakan hanya ada 1 calon yang lolos ke tahap berikutnya. olehkarena itu MPM BSI yang diketuai oleh saudara ripan karlianto dan Ketua KPU BSI yang diketuai oleh saudara Leo menggelar forum terbuka untuk seluruh IKBM BSI untuk menentukan calon pemimpin BEM BSI selanjutnya.
Pertemuan pada awalnya berjalan cukup ricuh dengan melahirkan beberapa opsi yaitu:
1. Pembubaran KPU
2. Meloloskan seluruh calon
3. Sosialisasi calon Tunggal.
adapun penjabaran tentang ketiga opsi tersebut adalah sebagai berikut :
1. KPU dinilai sudah lalai dan melakukan beberapa kesalahan fatal dan harus di bubarkan.
2. Karena di tahun ini adalah tahun demokrasi sekaligus menjadi pembelajaran kepada mahasiswa BSI yang notaben nya adalah sebagai pemilih pemula.
3. Waktu yang sudah tidak bisa di undur lagi mengingat kepengurusan BEM hanya 1 Periode kepungurusan atau 1 tahun Kepengurusan.
Akantetapi ada sebuah kejanggalan di poin nomor 1, karena mereka yang ingin membubarkan KPU sebagian besar adalah element yang tidak mendelegasikan kadernya untuk menjadi anggota KPU.
akantetapi mereka berbicara seolah - olah paling mengerti tentang keadaan KPU saat ini.
entahlah, apa yang sebenarnya terjadi saat itu.
diskusi kemudian berjalan alot sampai dengan pukul 18.00, dan akhirnya keputusan di kembalikan kepada MPM, dan ketika MPM Mengambil sebuah keputusan seharusnya anggota forum masih duduk mendengarkan keputusan, akantetapi sebagian anggota forum meninggalkan forum tanpa permisi dan terkesan tidak sopan.
FORUM TERBUKA KPU - IKBM BSI
Read : http://www.majalahinspirasi.net/2014/01/tidak-sopan-aktivis-banting-pintu-depan.html
berbeda dengan beberapa calon yang hadir yang bersikap legowo dan menerima keputusan forum dengan bijaksana. dan keputusan akhir dari forum kemarin menetapkan poin nomor 3 sebagai keputusan mutlak dikarenakan beberapa pertimbangan untuk masadepan BEM dan IKBM BSI selanjutnya.

Berteriak Tentang Perubahan, Tapi tak ingin Bergerak untuk Berubah!

BEM BSI-Jakarta, Sudah satu tahun kepengurusan kami rasanya banyak sekali rintangan suka dan duka yang kami lalui bersama. sejak awal kami di bentuk kami sudah berkomitmen untuk melaksanakan tugas kami dengan penuh cinta dan rasa tanggungjawab.
Totalitas dan Loyalitas terbaik telah kami berikan untuk kemajuan kampus kami tercinta Bina Sarana Informatika. Kabinet kami hanya berjumlah 20 orang, ya 20 orang untuk instansi BEM dengan luas wilayah kerja Se-Jabodetabek itu tidaklah mudah.
di setiap musim LDKM (Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa) Kami di undang untuk menghadiri dan mengisi acara tersebut, dan kami sambangi.
di setiap ada event di Senat atau UKM kami berusaha untuk memenuhi undangan tersebut kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan dan undangannya, belum lagi dengan permasalahan kampus yang sangat beragam dari berbagai macam kampus di BSI Jabodetabek.
dan kami juga harus menjalin silaturrahim yang kuat dengan rekan - rekan BEM di seluruh indonesia.
Tak jarang kami tak pulang dalam waktu yang lama, karena JABODETABEK yang kita jajaki dan terkadang Keluar Pulau kita sambangi.
BEM Kerjanya apa sih?
banyak sekali yang mempertanyakan hal tersebut, kami tak heran dengan orang - orang yang bertanya seperti itu. sudah tak asing lagi bagi kami menghadapi pertanyaan dan pernyataan yang seringkali menyudutkan kami.
kami masih sangat memaklumi ketika yang bertanya seperti itu adalah mahasiswa umum, tapi jika yang mempertanyakan adalah seorang aktifis kampus itu justru menjadi pertanyaan besar untuk kami.
mengapa hanya bisa mengkritik tanpa mau masuk dan mengetahui sistem yang ada.
kami melakukan Aksi? di anggap salah!
apa salahnya? karena kami selalu mengaspirasikan suara kami secara baik dan tertib.
Kami adakan konsolidasi untuk memperkuat IKBM? Tak jauh berbeda, hanya element itu - itu saja yang hadir dan ingin adanya perubahan.
Kami adakan Olimpiade? Cibiran yang kami dapatkan dan lagi - lagi hanya beberapa element yang menginginkan adanya perubahan yang benar - benar bekerja keras selebihnya semangat nya hanya tertahan sampai tenggorokan dan tak bergerak sedikitpun.
Kami membentuk Senat Baru? Juga masih ada cibiran miring.
Serbasalah, dan memang selalu salah mungkin. tapi terlepas dari semua itu, jika kita menginginkan kepemimpinan yang benar menurut kita, mari DELEGASI kan lah kader terbaik dari masing - masing element untuk masuk dan memperbaharui sistem yang ada, bukan hanya mencibir tanpa tau keadaan sistem di dalamnya.
Semoga BEM tahun ini lebih baik dari BEM tahun sebelumnya, dan semoga mereka yang selalu berfikiran kurang baik tentang BEM mengirimkan DELEGASI nya agar mereka tau sistem yang ada di dalam seperti apa dan bagaimana!
DELEGASI = Hanya 1 atau 2 Orang, dan semoga ketika BEM selanjutnya mengirimkan surat Pembentukan kabinet tidak ada lagi kata - kata "Kekurangan kader" atau apapun itu, karena DELEGASI itu tidak semuanya harus masuk ke sistem, tapi hanya perwakilannya saja dan ketika kita sudah berani berteriak tentang perubahan, seharusnya kita sudah berani bergerak untuk perubahan.
Salam Pergerakan!
Hidup Mahasiswa!
 
- See more at: http://www.seoterpadu.com/2013/07/cara-membuat-kotak-komentar-keren-di_8.html#sthash.fNQwepi0.dpuf